Pertempuran Sengit di Shujaiya
Sebelum Hamas meluncurkan puluhan roketnya, pertempuran sengit terjadi di Distrik Shujaiya Kota Gaza pada hari Minggu (30/6/2024).
Militer Israel mengatakan pasukan darat dan udara telah melakukan penggerebekan terhadap kompleks yang digunakan oleh militan dan “menghilangkan beberapa orang” selama 24 jam terakhir.
Mereka juga melaporkan bentrokan di Gaza tengah dan wilayah Rafah selatan, seminggu setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa “fase intens” perang yang berkecamuk sejak 7 Oktober hampir berakhir.
Dikutip dari Arab News, badan kemanusiaan PBB OCHA memperkirakan “60.000 hingga 80.000 orang mengungsi” dari Shujaiya sejak pertempuran baru terjadi di sana pada hari Kamis.
Bagi mereka yang masih tinggal, “hidup kami seperti neraka,” kata Siham Al-Shawa (50), warga Shujaiya.
Dia mengatakan kepada AFP bahwa orang-orang terjebak karena serangan bisa terjadi “di mana saja” dan “sulit untuk keluar dari lingkungan yang diserang”.
"Kami tidak tahu ke mana harus pergi untuk melindungi diri kami sendiri," katanya.
Netanyahu mengatakan “pasukan Israel beroperasi di Rafah, Shujaiya, dan di mana pun di Jalur Gaza”.
Menurut pernyataan dari kantor Netanyahu, ia mengatakan kepada kabinetnya bahwa “puluhan Hamas dibasmi setiap hari”.
Enam orang tewas dalam serangan udara dini hari yang menargetkan sebuah rumah di Rafah, kata petugas medis di Rumah Sakit Nasser tempat jenazah diambil.
Penembakan artileri juga mengguncang beberapa bagian kota, kata para saksi mata.
"Semuanya hanyalah puing-puing," kata Louise Wateridge dari UNRWA.
"Tidak ada air di sana, tidak ada sanitasi, tidak ada makanan. Dan sekarang, orang-orang kembali tinggal di gedung-gedung kosong ini," lanjutnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar