"Ini pesan palsu untuk memicu kepanikan saat perang," demikian pernyataan polisi dikutip dari The Times of Israel.
Diketahui sebelumnya, pesan itu muncul di tengah ancaman serangan balasan oleh Iran dan Hizbullah terhadap Israel.
Iran marah besar karena Israel membunuh Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di Iran.
Adapun Hizbullah geram karena salah satu panglimanya, Fuad Shukr, dibunuh oleh Israel.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
JD Vance Murka ke Netanyahu: Janji Rahasia Mossad Gagal Gulingkan Iran Terbongkar!
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!