Pernyataan ini dia sampaikan merujuk pada pernyataan pemimpin revolusi Islam Iran.
"Atas perintah Pemimpin Revolusi Islam, kami akan menghancurkan Tel Aviv dan Haifa dengan (jika ditemukan) gerakan musuh yang salah," tegas Brigadir Jenderal Kiomars Heydari, seperti dilansir Tehran Times, Rabu (8/6/2022).
Heydari menambahkan, rezim zionis Israel adalah perampas tanah yang telah menduduki tanah Muslim.
Dia menekankan, tanah tersebut akan kembali ke Islam dalam waktu kurang dari 25 tahun. Pejabat tinggi militer itu juga menegaskan, prestasi militer dan pertahanan Angkatan Darat Republik Islam Iran adalah ‘duri’ di mata musuh.
Semua unit Angkatan Darat dilengkapi dengan senjata berpemandu presisi, jarak jauh dan smart.
"Jangkauan kendaraan udara tak berawak (UAV) dan rudal operasional Angkatan Darat telah meningkat," kata komandan menekankan.
Artikel Terkait
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah