Namun, banyak yang curiga bahwa sesuatu terjadi setelah CCTV tidak lagi merekam.
4. Kamar Rapi, Tidak Ada Barang Hilang
Menurut polisi, tidak ditemukan tanda kekacauan atau pencurian di dalam kamar.
Barang-barang berharga masih utuh, tidak ada jejak perlawanan, dan kondisi ruangan cukup rapi.
Ini memperkuat dugaan bahwa kematian Arya bukan disebabkan motif ekonomi, tetapi kemungkinan terkait alasan pribadi atau profesional yang lebih kompleks.
5. Ada Riwayat Penyakit, Tapi Tak Menjelaskan Lakban
Istri Arya menyebut suaminya punya riwayat penyakit seperti GERD dan kolesterol.
Namun, penyakit semacam itu tak menjelaskan kenapa lakban bisa menutup wajah korban.
Polisi juga mengindikasikan bahwa penjelasan ini tidak cukup untuk menutup penyelidikan.
Justru, temuan lakban menjadi kunci utama dalam menggali kemungkinan unsur pidana dalam kasus ini.
Hingga kini, sejumlah saksi telah diperiksa termasuk sang istri.
Kasus ini telah diambil alih oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Publik pun berharap, kasus ini tak berakhir sebagai misteri gelap yang terlupakan, apalagi mengingat latar belakang Arya sebagai diplomat muda yang penuh dedikasi.
Tragedi ini bukan sekadar duka keluarga, tetapi juga luka diplomasi Indonesia yang kehilangan salah satu kader terbaiknya dalam situasi yang belum terpecahkan.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Said Iqbal Bongkar Alasan Menolak Pilkada Tidak Langsung: Upah Buruh Bisa Ditekan!
SBY Peringatkan: Inilah Alasan Utama Banyak Negara Hancur, Indonesia Harus Waspada!
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji: Kronologi Lengkap & Sindiran Pedas Setan Saja Sujud Hormat
Viral Menyamar Jadi Pramugari, Nisya Malah Dapat Beasiswa Gratis: Ini Kisah Lengkapnya