POLHUKAM.ID - Bursa calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto pada 2029 mulai memanas, dengan nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), muncul sebagai pesaing kuat bagi Gibran Rakabuming Raka.
Dengan latar belakang militer yang cerdas, wawasan geopolitik luas, dan gelar doktor, AHY dinilai memiliki modal politik formal yang signifikan.
Namun, dari sudut pandang loyalis Jokowi, semua keunggulan akademis tersebut dinilai tidak cukup untuk menandingi Gibran.
Aktivis Jokowi Lovers, Mulahati Simarmata, menepis keras potensi AHY.
Menurutnya, AHY belum berhasil merebut hati rakyat Indonesia seperti yang dilakukan Gibran. “Secara hati, rakyat tidak mencintai AHY seperti mencintai Gibran,” tegasnya.
Mulahati bahkan memberikan peringatan keras dan menyarankan AHY untuk berpikir ulang sebelum mengambil langkah politik yang berisiko.
“AHY itu harus mikir dulu tujuh kali lagi, Bang, daripada konyol,” ujarnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali