Pada Maret 2025, Luhut mengungkapkan bahwa DEN sedang mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pusat Keuangan yang akan dilengkapi dengan fasilitas family office. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi pintu gerbang investasi asing, mengikuti kesuksesan model serupa di Abu Dhabi, Dubai, Hong Kong, dan Singapura.
Dalam unggahan di akun Instagram @luhut.pandjaitan pada Jumat, 21 Maret 2025, Luhut menyebut Bali sebagai salah satu lokasi yang sedang dikaji. Bali dinilai potensial menjadi Indonesia Financial Centre (IFC) karena sudah dikenal sebagai destinasi favorit investor global.
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Bongkar 4 Alasan Keras: Mediasi Prabowo untuk Iran-AS Mustahil Terwujud!
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?