Meskipun banyak warganet yang memahami keikhlasan orang tua, mereka juga menekankan pentingnya mengusut tuntas penyebab robohnya bangunan pesantren. Banyak yang berpendapat bahwa musibah ini mungkin terjadi akibat kelalaian, bukan semata-mata takdir atau bencana alam.
Sebagai informasi, robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny menewaskan 51 santri, dengan 13 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Pro kontra juga muncul terkait rencana pemerintah membangun kembali pesantren menggunakan APBN, yang ditanggapi Cak Imin dengan meminta solusi untuk 1.900 santri yang masih belajar di sana.
Sumber: Suara.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!