Pihak Guru Juga Melapor: Luka Fisik dan Trauma Akibat Dikeroyok
Di sisi lain, Agus Saputra (AS), guru yang terekam video dikeroyok, juga mengambil langkah hukum. Ia telah melaporkan aksi pengeroyokan tersebut ke Polda Jambi.
Pihak keluarga guru menegaskan bahwa Agus mengalami luka fisik serius dan trauma psikis mendalam akibat serangan sejumlah siswa di sekolah. "Hasil visum sudah ada. Adik saya mengalami luka-luka dan sekarang trauma. Kami sudah laporkan ini ke Polda Jambi," jelas Nasir, kakak kandung sang guru.
Mediasi Gagal, Jalan Hukum Jadi Pilihan
Sebelum aksi saling lapor ini, Polres Tanjung Jabung Timur telah berupaya melakukan mediasi dengan mendatangi sekolah. Namun, upaya damai itu gagal karena Agus Saputra tidak hadir dalam pertemuan tersebut.
Ketidakhadiran itu memicu kebuntuan, mendorong kedua pihak menempuh jalur hukum di tingkat yang berbeda—Polsek Berbak dan Polda Jambi.
Saat ini, kepolisian sedang mendalami kedua laporan yang masuk untuk mengungkap kronologi sebenarnya di balik insiden yang mencoreng dunia pendidikan di Jambi ini.
Artikel Terkait
TNI-Polri Gempur Markas KKB di Nabire, Sita 561 Amunisi & Uang Miliaran: Ini Buktinya
Operasi Epic Fury: 200 Pesawat & 30 Bom Dikerahkan Hanya untuk Satu Target Ini
Dari Ajudan ke Wapres: Rahasia Karir Try Sutrisno yang Ditahan Soeharto
Proyek Ruang Perjamuan Trump Dibatalkan? Fakta Kesenjangan Hukum yang Bikin Geram!