Jenazah dengan kode post mortem 62B.01 berhasil dicocokkan dengan data ante mortem AM004. Proses identifikasi melibatkan pemeriksaan post mortem (setelah kematian) dan data ante mortem (sebelum kematian) seperti data vital, gigi, sidik jari, serta barang kepemilikan.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi Jenazah
Florencia Lolita Wibisono merupakan korban kedua yang ditemukan. Tim SAR Gabungan menemukan jenazahnya pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 14.20 WITA, di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Jenazah ditemukan dalam posisi tengkurap di jurang sedalam sekitar 200 meter, dengan kondisi tubuh relatif utuh meski kaki kanan mengalami patah. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Selasa malam, 20 Januari 2026, untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Kecelakaan pesawat ini menjadi perhatian serius dan proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh Tim DVI Polri untuk korban-korban lainnya.
Artikel Terkait
Mojtaba Khamenei: Sosok Kontroversial Calon Pengganti Pemimpin Iran yang Ditakuti AS
Ironi Hukum: Pengkritik Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar, Kini Terdakwa Ijazah Palsu?
Cara AI Mengubah Presentasi: Hemat 90% Waktu & Hasilkan Slide Pro dalam Hitungan Menit
Wajib Pakai NIK! Mulai 28 Maret 2026, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses YouTube, TikTok, dan 6 Medsos Lainnya