Program CKG Prabowo vs Prediksi Kemenkes: Anggaran Kesehatan Diprediksi Jebol 2026?
Klaim Presiden Prabowo Subianto bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dapat menghemat anggaran negara mendapat respons berbeda dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Alih-alih hemat, Kemenkes justru memprediksi beban anggaran kesehatan akan melonjak pada tahun 2026.
Pernyataan Prabowo di WEF 2026 dan Respons Kemenkes
Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo menyatakan program CKG merupakan langkah untuk mendeteksi penyakit lebih dini dan menghemat anggaran. Namun, Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Endang Sumiwi, menjelaskan bahwa tahun pertama pelaksanaan justru akan diwarnai peningkatan anggaran sebagai konsekuensi logis.
Mengapa Anggaran Diprediksi Naik Drastis?
Endang Sumiwi memaparkan, dengan program deteksi dini yang masif, jumlah kasus penyakit yang ditemukan akan meledak. Data Kemenkes menunjukkan potensi penambahan hingga 10 juta orang, termasuk lansia, yang terdeteksi memiliki hipertensi.
"Tentu saja tahun pertama justru karena kita menemukan lebih banyak penyakit di awal, akan terjadi peningkatan (anggaran). Tetapi peningkatan yang tidak terlalu banyak karena ditangani di layanan primer yang biayanya lebih rendah," jelas Endang dalam konferensi pers, Jumat 23 Januari 2026.
Artikel Terkait
94 Juta Data Warga RI Bocor! 7 Langkah Gratis Agar Data Pribadimu Tak Dijual di Telegram
Rupiah Tembus Rp17.310 per Dolar AS, BI Justru Bilang Ini Saatnya Beli?
Rupiah Tembus Rp17.310 per Dolar AS! Gubernur BI Justru Bilang Ini Kabar Baik?
Rupiah Tembus Rp17.310! BI Bilang Jangan Panik, Ini Alasan di Balik Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah