Kapolri bahkan menyatakan kesiapannya menghadapi konsekuensi terberat. "Saya pilih jabatan Kapolri saja yang dicopot," tandasnya. Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan bahwa dirinya lebih memilih menjadi petani daripada harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian atau berada di bawah Mendagri.
"Kalaupun saya diminta untuk menjadi menteri kepolisian, lebih baik saya jadi petani," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dukungan dari Komisi III DPR
Sikap tegas Kapolri ini langsung mendapat respons positif dari anggota rapat. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan pujian dengan bersorak "Menyala Kapolri, menyala," disambut tepuk tangan peserta rapat.
Dukungan juga datang dari anggota Komisi III lainnya, Rikwanto, yang mewakili Partai Golkar. Ia memastikan bahwa partainya mendukung Polri untuk tetap berdiri independen dan berharap Polri terus memperkuat diri untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa institusi ini mampu berdiri sendiri dan tidak dapat dilemahkan.
Pernyataan Kapolri Listyo Sigit ini semakin mengukuhkan posisi Polri dalam struktur ketatanegaraan dan menutup wacana penggabungan ke dalam kementerian.
Artikel Terkait
Kapolri Berani Dicopot! DPR RI Serentak Tolak Wacana Polri Digabung ke Kemendagri
Longsor Cisarua Tewaskan Marinir: 4 Meninggal, 19 Masih Dicari!
Hogi Minaya Jadi Tersangka Usai Kejar Penjambret Istrinya: Benarkah Hukum Tak Melindungi Korban?
Suami Jadi Tersangka Usai Lawan Jambret: Perlindungan Hukum atau Kriminalisasi Korban?