Kapolri bahkan menyatakan kesiapannya menghadapi konsekuensi terberat. "Saya pilih jabatan Kapolri saja yang dicopot," tandasnya. Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan bahwa dirinya lebih memilih menjadi petani daripada harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian atau berada di bawah Mendagri.
"Kalaupun saya diminta untuk menjadi menteri kepolisian, lebih baik saya jadi petani," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dukungan dari Komisi III DPR
Sikap tegas Kapolri ini langsung mendapat respons positif dari anggota rapat. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan pujian dengan bersorak "Menyala Kapolri, menyala," disambut tepuk tangan peserta rapat.
Dukungan juga datang dari anggota Komisi III lainnya, Rikwanto, yang mewakili Partai Golkar. Ia memastikan bahwa partainya mendukung Polri untuk tetap berdiri independen dan berharap Polri terus memperkuat diri untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa institusi ini mampu berdiri sendiri dan tidak dapat dilemahkan.
Pernyataan Kapolri Listyo Sigit ini semakin mengukuhkan posisi Polri dalam struktur ketatanegaraan dan menutup wacana penggabungan ke dalam kementerian.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?