Identitas korban adalah Arpan Lisman (28), sementara pelaku adalah seorang siswa berinisial MY (16) yang masih berstatus murid di sekolah tersebut.
Kronologi Lengkap Penganiayaan Satpam Sekolah
Berdasarkan penjelasan polisi, kronologi kejadian adalah sebagai berikut:
- Kejadian bermula saat MY terlihat nongkrong di rumah warga pada saat jam pelajaran masih berlangsung.
- Melihat ada murid yang bolos, Arpan yang merupakan satpam sekolah berinisiatif mendatangi lokasi nongkrong yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari sekolah.
- Arpan kemudian membawa MY kembali ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran.
- Tak lama setelah kejadian itu, MY mendatangi Arpan yang sedang bertugas. Dalam keadaan emosi, MY langsung menghajar satpam tersebut hingga menyebabkan korban babak belur.
- "Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah," jelas AKP Sapri.
Laporan Polisi dan Proses Hukum
Setelah kejadian, Arpan telah melaporkan peristiwa penganiayaan ini kepada pihak kepolisian. Pihak berwenang saat ini masih mendalami kasus ini secara lengkap. "(Korban) telah melaporkan dugaan penganiayaan ini ke pihak kepolisian," tandas AKP Sapri.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya keamanan dan penanganan konflik di lingkungan sekolah, serta bahaya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Artikel Terkait
Viral! Paspampres Buka Suara Soal Insiden Dipermalukan Media Inggris: SOP atau Salah Paham?
Indonesia dalam Dewan Perdamaian AS-Israel: Langkah Berbahaya atau Diplomasi Cerdik?
Es Gabus Dituduh Spons, Ternyata Aman! Ini Hasil Uji Lab & Permintaan Maaf Aparat yang Mengejutkan
Oknum Aparat Akhirnya Minta Maaf, Hidup Penjual Es Kue Bogor Ini Malah Berubah Drastis!