Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau gangguan stres pascatrauma adalah kondisi mental yang dipicu oleh peristiwa mengerikan dan menyakitkan. Enrico menggambarkan ekspresi Denada campur sedih, marah, dan enggan membicarakan topik tersebut, yang menunjukkan luka batin yang sangat dalam.
Kekecewaan Enrico dan Seruan untuk Tanggung Jawab Ayah Kandung
Enrico merasa kecewa dengan pernyataan keluarga Ratih di podcast yang mengaku tahu identitas ayah kandung Ressa tetapi tidak mau mengungkapkannya. Menurutnya, fokus seharusnya pada pertanggungjawaban sang ayah.
"Ini yang menjadi kekecewaan saya... yang harusnya bertanggung jawab adalah yang laki-lakinya. Kalau tante tahu, laki-lakinya siapa seharusnya yang diserang yang laki-laki itu," tegas Enrico.
Ia menegaskan bahwa Denada sebagai korban yang telah tersakiti seharusnya mendapat perlindungan, bukan justru dijatuhkan. Seorang ibu single mother seperti Denada, menurutnya, patut mendapat empati.
Denada Akui Ressa adalah Anak Kandungnya
Seperti diketahui publik, Denada telah mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Pengakuan itu disampaikan setelah bertahun-tahun menyimpan rahasia, dengan alasan kondisi psikis yang terguncang saat itu. Hingga kini, identitas ayah kandung Ressa masih menjadi misteri yang menyimpan trauma bagi Denada.
Artikel Terkait
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral
Rakyat Kaltim Bobol Pagar DPRD, Tuntut Audit Moral di Tengah Skandal Rp25 Miliar – Ketua Dewan Kabur ke Magelang