Koordinator aksi, Riski, membenarkan insiden tersebut berasal dari tindakan oknum petugas. "Tiba-tiba datang dari belakang, oknum polisi ini langsung menendang ban terbakar," ujarnya. Riski menegaskan bahwa ban panas itu langsung mengenai lima orang rekannya yang sedang berorasi.
Tanggapan Resmi Kepolisian Terhadap Video Viral
Menanggapi video viral tersebut, Kasi Humas Polres Muna, Iptu M. Jufri, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa tindakan anggotanya tidak bermaksud melukai siapapun dan dilakukan dalam konteks pengamanan aksi.
"Tujuan menyingkirkan objek yang berpotensi membahayakan keselamatan umum, baik bagi massa aksi maupun petugas," jelas Jufri. Pihak kepolisian berdalih upaya itu untuk menjauhkan benda berbahaya dari area publik.
Insiden ini menyisakan pertanyaan tentang prosedur penanganan demonstrasi dan menimbulkan keprihatinan publik atas kejadian yang menyebabkan cedera pada para mahasiswa.
Artikel Terkait
Raymond Chin Bongkar Skema Epstein: Honey Trap, Pemerasan Elite Global, dan Keterkaitan Misterius Indonesia
Saina Tazkiya Hilang di Depok Sejak 2 Februari: Ini Ciri-Ciri dan Nomor yang Harus Dihubungi!
Tanah Bergerak Tegal: 464 Rumah Hancur & 2.426 Jiwa Mengungsi, Apa Kata Wapres Gibran?
Tanah Bergerak Tegal Guncang 464 Rumah: 2.426 Jiwa Mengungsi, Apa Solusi Permanennya?