Fadli Zon mengungkapkan strateginya saat berada di oposisi selama pemerintahan Jokowi. Ia mengaku "menyesuaikan diri" dan lebih banyak beraktivitas di luar negeri sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP). Loyalitasnya pada Prabowo tetap terjaga, dan balasannya pun datang. "Prabowo tidak pernah melupakan Fadli Zon. Mereka bersahabat erat," tulis analisis ini.
Era Jokowi Berakhir atau Hanya Berubah Bentuk?
Meski Fadli Zon menegaskan Jokowi telah kembali ke Solo, analisis menilai mantan presiden tersebut belum benar-benar "selesai". Jokowi disebut masih aktif berupaya memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, dalam peta politik nasional.
"Jokowi jilid satu memang sudah selesai, tapi Jokowi jilid dua sedang ditulis Jokowi," tulis artikel tersebut. Bahkan, disebutkan kemungkinan adanya "Jokowi jilid tiga, jilid empat" melalui skema dinasti politik yang dibangun. Hal ini mengindikasikan bahwa pengaruh Jokowi diperkirakan masih akan berlanjut, meski dengan format dan peran yang berbeda.
Pernyataan Fadli Zon ini menjadi pembuka diskusi panas mengenai transisi kekuasaan dan masa depan kepemimpinan nasional pasca-Jokowi, dengan Prabowo sebagai pemegang tampuk kekuasaan saat ini dan Gibran sebagai calon potensial di masa mendatang.
(Direktur ABC Riset & Consulting)
Artikel Terkait
KKB Serang Tambang Emas Nabire: 2 Tewas, 26 WN China Diselamatkan, Apa Motif di Baliknya?
Viral! Alumni LPDP Pamer Paspor Anak WNA, LPDP Buka Suara: Langkah Integritas?
Rocky Gerung Bongkar Isi Perjanjian Prabowo-Trump: Ini Menghina, DPR Harus Batalkan Sekarang!
Ibu Kost di Halmahera Viral: Fakta Mengejutkan di Balik Video SPBU Waebulen yang Bikin Heboh!