Trump Ancam Luncurkan Serangan Lebih Dahsyat ke Iran Jika Gencatan Senjata Batal
POLHUKAM.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman serius terhadap Iran. Ia menyatakan akan melancarkan serangan militer yang jauh lebih dahsyat jika kesepakatan gencatan senjata yang baru dicapai gagal dipatuhi oleh Teheran.
Trump menegaskan seluruh kekuatan militer AS, termasuk kapal perang, pesawat tempur, dan personel, tetap dalam status siaga penuh di posisi strategis sekitar Iran. Posisi ini disebut sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kesepakatan dijalankan sepenuhnya oleh kedua belah pihak.
Ancaman Serangan "Terbesar yang Pernah Dilihat"
Melalui postingannya di platform Truth Social, Trump menulis dengan tegas. "Jika karena alasan apa pun kesepakatan ini tidak dipatuhi, yang sangat tidak mungkin, maka 'penembakan dimulai' lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat daripada yang pernah dilihat siapa pun sebelumnya," tulisnya pada Jumat, 10 April 2026.
Meski mengeluarkan ancaman, Trump menyatakan optimisme bahwa gencatan senjata dapat dipertahankan. Dia berharap hal ini akan berujung pada perundingan damai permanen yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan.
Artikel Terkait
112 Tewas di Beirut: Gencatan Senjata Israel Gagal atau Sengaja Dilanggar?
Intelijen Rusia Bongkar Proyek Rahasia Nuklir Uni Eropa: Perlombaan Senjata Baru Dimulai?
Ranjau Laut Selat Hormuz: Iran Buka Jalur Rahasia, Apa Dampaknya Bagi Dunia?
Gencatan Senjata AS-Iran Hancur dalam Hitungan Jam: Israel Serang Lebanon & Iran Blokade Selat Hormuz