Awal Mula Konflik Menurut Keluarga
Menurut penuturan keluarga, konflik berawal ketika anak Rofinus melintas dengan sepeda motor di lingkungan rumah. Seorang terduga pelaku mendatangi rumah dan menegur agar tidak ngebut. Teguran ini memicu cekcok yang berujung pada pemukulan dan pengeroyokan terhadap Rofinus.
Setelah kejadian itu, keluarga yang merasa sebagai korban pun melaporkannya ke kepolisian. Namun, arah proses hukum justru berbalik menuding Rofinus sebagai pelaku.
Dugaan Ketimpangan Penanganan Kasus
Keluarga menduga adanya ketidakadilan dalam penanganan kasus ini. Terduga pelaku awal disebut sebagai sosok terpandang dengan kemampuan finansial kuat di lingkungan tersebut. Hal ini memunculkan dugaan publik adanya pengaruh tertentu dalam proses hukum.
Respons dan Kelanjutan Kasus
Hingga berita ini diturunkan, Polres Sumbawa belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi versi penyidik maupun alasan penetapan Rofinus sebagai tersangka. Kasus ini memantik pertanyaan publik mengenai transparansi dan profesionalisme penegakan hukum di daerah.
Keluarga korban berharap ada kejelasan dan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan, agar tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Artikel Terkait
Purbaya Blacklist Penerima LPDP yang Hina Negara: Siap-siap Dilarang Bekerja di Pemerintahan!
Video Tiara Kartika VCS 8 Menit 21 Detik: Fakta Mengejutkan di Balik Link Terabox yang Viral
100 Ton Kurma Arab Saudi untuk Indonesia: Siapa Saja yang Akan Menerimanya di Ramadan 2026?
Bripda Dirja Tewas Dianiaya Senior: Fakta Mengejutkan yang Menggugat Laporan Awal Polisi