Awal Mula Konflik Menurut Keluarga
Menurut penuturan keluarga, konflik berawal ketika anak Rofinus melintas dengan sepeda motor di lingkungan rumah. Seorang terduga pelaku mendatangi rumah dan menegur agar tidak ngebut. Teguran ini memicu cekcok yang berujung pada pemukulan dan pengeroyokan terhadap Rofinus.
Setelah kejadian itu, keluarga yang merasa sebagai korban pun melaporkannya ke kepolisian. Namun, arah proses hukum justru berbalik menuding Rofinus sebagai pelaku.
Dugaan Ketimpangan Penanganan Kasus
Keluarga menduga adanya ketidakadilan dalam penanganan kasus ini. Terduga pelaku awal disebut sebagai sosok terpandang dengan kemampuan finansial kuat di lingkungan tersebut. Hal ini memunculkan dugaan publik adanya pengaruh tertentu dalam proses hukum.
Respons dan Kelanjutan Kasus
Hingga berita ini diturunkan, Polres Sumbawa belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi versi penyidik maupun alasan penetapan Rofinus sebagai tersangka. Kasus ini memantik pertanyaan publik mengenai transparansi dan profesionalisme penegakan hukum di daerah.
Keluarga korban berharap ada kejelasan dan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan, agar tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Terima Fee Rp 16 Miliar dari Proyek Bekasi, KPK Beberkan Modus Makelarnya!
Hasil Uji Forensik Ijazah Jokowi Terungkap: Ini Kata Labfor Polda Metro Jaya Soal Kertas, Embos, dan TTD
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?