Mahfud MD Marah Besar ke Alumni LPDP yang Hina Indonesia, Tuntut Pemerintah Koreksi Diri
Pernyataan kontroversial alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, yang mengatakan "cukup saya saja yang WNI, anak saya jangan" terus menuai reaksi. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan respons menohok yang mengkritik keras sikap Dwi sekaligus mengingatkan pemerintah untuk introspeksi.
Marah atas Penghinaan, tapi Pahami Akar Kekecewaan
Dalam pernyataannya di kanal YouTube resminya, Mahfud MD mengaku marah besar mendengar pernyataan yang dianggapnya melecehkan Indonesia. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut menyakitkan dan bertentangan dengan prinsip untuk tidak pernah lelah mencintai Indonesia.
Namun, Mahfud juga melihat bahwa ekspresi kekecewaan Dwi Sasetyaningtyas tidak muncul dari ruang hampa. Ia menilai pernyataan itu berangkat dari fakta-fakta yang mengecewakan publik. "Kita juga harus sadar diri. Kenapa dia melakukan itu? Karena perkembangan akhir-akhir ini membuat putus asa," ujarnya.
Peringatan: Nasionalisme Bisa Luntur jika Negara Tak Mengayomi
Mahfud MD memberikan peringatan serius. Ia menyatakan bahwa rasa cinta dan kesetiaan kepada bangsa bisa luntur pelan-pelan jika negara dinilai tidak mampu mengayomi rakyatnya dan memfasilitasi hak hidup secara wajar. Ia mencontohkan keluhan masyarakat seperti perizinan usaha yang rumit dan praktik pungutan tidak resmi.
Artikel Terkait
Surya Paloh dan NasDem di Pilpres 2029: Poros Kunci atau Penentu Kekalahan?
Virgoun & Lindi Fitriyana Resmi Nikah 26.02.2026: Lokasi dan Maskawin Masih Misteri!
Hendri Satrio Bentrok dengan Rencana Impor 105 Ribu Pick-up India: Esemka Bisa Langsung Bangkit!
Anggota Brimob Minta Maaf di Sidang Etik: Saya Lalai Akibatkan Pelajar Tual Tewas