Salah satu hal yang paling disorot adalah dugaan penggunaan narasi agama oleh pelaku. Korban mengaku bahwa pelaku menyebut nama Nabi untuk meredam penolakan.
"(kata Syekh Ahmad Al Misry ke korban) 'Rasulullah saja melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib'," ucap Ustaz Abi Makki sambil menangis. "Itu yang membuat kami tidak bisa menerimanya," imbuhnya.
Korban juga mengaku pernah diajak menonton tayangan tidak senonoh. Ketika ditanya, pelaku dikabarkan membalas, "Kalau Imam Syafi'i ada, dia juga pasti nonton ini." Ustaz Abi Makki menegaskan, "Ini ngeri sekali, ini sama sekali tidak diterima."
Lokasi Kejadian yang Mengejutkan: Termasuk Tempat Ibadah
Saat ditanya bentuk pelecehan, Ustaz Abi Makki memilih tidak merinci karena dinilai terlalu sensitif. "Pokoknya sampai pelakunya itu, bahasa halusnya klimaks lah," ujarnya.
Yang lebih mengejutkan, beberapa kejadian disebut berlangsung di lokasi yang seharusnya menjadi tempat aman. "Yang paling mengerikan itu di tempat ibadah itu," katanya.
Keprihatinan Publik dan Tuntutan Keadilan
Pengakuan para korban ini memicu keprihatinan luas. Selain dugaan tindakan pelecehan itu sendiri, penggunaan simbol dan narasi agama untuk membenarkan perilaku dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kepercayaan.
Publik kini menantikan langkah hukum lanjutan untuk memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Artikel Terkait
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!
Bayi Nyaris Diculik di RSHS Bandung: Ibu Ungkap Modus Sudah Ditransfer dan Alasan RS yang Mengejutkan