Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat

- Jumat, 17 April 2026 | 00:00 WIB
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat

Kasus Syekh Ahmad Al Misry: Modus, Pengakuan Korban, dan Penyalahgunaan Narasi Agama

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry kembali mencuat dengan pengakuan mengejutkan dari para korban. Pengakuan ini mengungkap detail modus operandi, lokasi kejadian, hingga dugaan penyalahgunaan narasi agama.

Kasus Pernah Ditangani Internal, Tapi Terulang Kembali

Perwakilan korban, Ustaz Abi Makki, mengungkapkan bahwa kasus ini sebenarnya pernah diselesaikan secara internal pada 2017. Saat itu, pelaku dikabarkan telah meminta maaf di hadapan para guru.

"Dia minta maaf dan tidak mengulangi. Setelah itu tidak ada lagi kelanjutannya," kata Ustaz Abi Makki, Kamis 16 April 2026.

Namun, fakta baru muncul setelah Oki Setiana Dewi mewawancarai salah satu korban. Terungkap bahwa dugaan perilaku serupa ternyata terjadi kembali. Menurut Ustaz Abi Makki, Oki Setiana Dewi menyampaikan, "ternyata dia belum sembuh."

Profil Korban dan Modus Pendekatan Awal

Sedikitnya ada lima korban laki-laki yang teridentifikasi. Mereka seluruhnya adalah santri yang telah menghafal minimal 10 juz Alquran. Pelaku diduga mendekati korban dengan modus yang terlihat meyakinkan.

Ustaz Abi Makki menjelaskan, pelaku sering memulai dengan menawarkan beasiswa atau kesempatan belajar ke luar negeri, khususnya ke Mesir. "Ya namanya santri, harapannya pengin lah belajar di Timur Tengah," ceritanya.

Penyalahgunaan Nama Nabi dan Ulama untuk Membenarkan Tindakan

Halaman:

Komentar