Dhani menjelaskan bahwa kemarahan sang ibunda menjadi alasan utama mengapa dirinya dan keluarga besar memutuskan untuk tidak menghadiri kelanjutan rangkaian acara pernikahan yang digelar di Bali.
"Ibu saya sangat tersinggung, Maia tidak pernah menyapa ibu saya, tidak say hello. Jadi ibu saya tersinggung banget. Makanya kenapa kita semua tidak datang ke Bali," tambahnya.
Menyesal Tak Ada Pembagian Acara dan Ungkit Masa Lalu
Ahmad Dhani juga menyampaikan penyesalannya karena tidak membuat kesepakatan tertulis yang jelas dengan El Rumi terkait pembagian porsi keterlibatan orang tua dalam rangkaian acara pernikahan tersebut. Ia berharap ke depannya ada pemisahan peran yang tegas agar konflik serupa tidak terulang kembali.
Baginya, prinsip tepo seliro atau tenggang rasa antarkeluarga harus dijunjung tinggi. "Harus ada tepo seliro. Saya ketemu bapak ibunya Maia saya cium tangannya kok. Itu kan basic daripada adab," kata Dhani membandingkan sikapnya.
Ketegangan ini kian meruncing setelah Maia Estianty memberikan pidato mengenai hubungannya dengan anak-anak yang ternyata menyinggung pihak Ahmad Dhani. Sebagai bentuk balasan, Dhani tidak hanya memprotes pidato tersebut, tetapi juga kembali mengungkit persoalan masa lalu saat mereka masih terikat dalam bahtera rumah tangga. Ia bahkan kembali membuka kenangan kelam masa lalu dengan membeberkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan Maia saat mereka masih terikat tali pernikahan belasan tahun silam.
Konflik ini seolah menegaskan bahwa meskipun anak-anak mereka telah beranjak dewasa dan menata hidup baru, luka lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih jauh dari kata sembuh, bahkan kini melebar melibatkan keluarga besar.
Artikel Terkait
Depresi Berat! Ammar Zoni Trauma Dipindahkan ke Nusakambangan, Kuasa Hukum Ajukan Banding ke Dirjen PAS
Oknum TNI Cabuli Siswi SD Berulang Kali, Sertu MB Kabur saat Diperiksa dan Resmi Jadi Buronan
Rp27,5 M untuk Sepatu Sekolah Rakyat? Gus Ipul Bongkar Fakta di Balik Harga Rp700 Ribu yang Viral
Skandal Kiai Cabul Pati: Ngaku Keturunan Nabi, Santri & Istri Orang Jadi Korban Pelecehan