Selain karena kemajauan integrasi transportasi yang ada, nilai historis bangsa Indonesia dianggap Achmad sangat banyak di Jakarta.
“Tiba-tiba ibukota negara akan dipindah ke Penajam Kalimantan Timur yang betul-betul belum ada sama sekali infrastruktur nya. Dengan memindahkan ibukota Jakarta pun akan banyak menghilangkan catatan catatan sejarah Bangsa ini yang terjadi di Jakata sebagai tempat diproklamirkan Kemerdekaan Bangsa Indonesia dari tangan penjajah,” lanjut Achmad.
Nilai historis tersebut menurut Achmad yang menjadikan simbol penting Jakarta sebagai ibukota negara yang tentunya yang tidak bisa digantikan daerah-daerah lain di Indonesia.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!