Gus Fahrur menilai, pemberian akses jalan dari Jenderal Dudung ini untuk menujukkan kepada dunia bahwa dia cukup peduli akan pelestarian tradisi masyarakat.
"Ini juga menununjukkan kepada dunia bahwa alumni pesantren bisa menjadi jenderal. Jadi, orang tidak memandang sebelah mata pada hasil didikan pesantren. Pak KSAD bukan hanya melalukan untuk warga NU, tapi saya kira kepada masyarakat secara umum," katanya.
Sebelumnya, Jenderal Dudung melakukan ziarah ke makam sesepuh ulama Sono yang berada di dalam komplek militer Gudang Pusat Peralatan milik TNI AD di Sidoarjo. Jenderal Dudung didampingi Pandam V Brawijaya dan juga Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Minggu (19/6/2022).
Di kompleks tersebut terdapat makam-makam leluhur, di antaranya Mbah Muchaiyin, Kiai Abu Mansur, dan Kiai Zarkasi.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras