Sementara itu, Kepala Pusdatin Muhammad Hasan Chabibie menuturkan bahwa banyak pelajar yang gembira pada saat mengikuti perlombaan PembaTIK dan Kihajar STEM tahun ini. Hal ini terlihat dari animo jumlah pendaftar sangat tinggi.
Tingginya jumlah pendaftar, kata Hasan, menunjukkan bahwa jiwa kompetitif yang dimiliki pada pelajar, terutama di bidang TIK sudah meningkat. Dengan antusiasme yang tinggi tersebut, Hasan berharap gelaran acara tahun ini bisa mempercepat implementasi Program Merdeka Belajar.
Ditemui terpisah, guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Plus Satu Atap 1 Merauke Khoirul Anam mengatakan bahwa banyak manfaat yang bisa diraup melalui keikutsertaannya dalam program tersebut.
"Manfaat yang saya rasakan adalah dapat meningkatkan kompetensi literasi, implementasi serta berbagi dan berkolaborasi dalam memanfaatkan TIK untuk pembelajaran, serta mendapatkan sertifikat nasional di setiap levelnya. Kesulitan dan keterbatasan akses internet di daerah menjadi tantangan, ketika harus menyelesaikan tugas-tugas yang banyak dalam waktu terbatas," kata Khoirul.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras