Sementara itu, Kepala Pusdatin Muhammad Hasan Chabibie menuturkan bahwa banyak pelajar yang gembira pada saat mengikuti perlombaan PembaTIK dan Kihajar STEM tahun ini. Hal ini terlihat dari animo jumlah pendaftar sangat tinggi.
Tingginya jumlah pendaftar, kata Hasan, menunjukkan bahwa jiwa kompetitif yang dimiliki pada pelajar, terutama di bidang TIK sudah meningkat. Dengan antusiasme yang tinggi tersebut, Hasan berharap gelaran acara tahun ini bisa mempercepat implementasi Program Merdeka Belajar.
Ditemui terpisah, guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Plus Satu Atap 1 Merauke Khoirul Anam mengatakan bahwa banyak manfaat yang bisa diraup melalui keikutsertaannya dalam program tersebut.
"Manfaat yang saya rasakan adalah dapat meningkatkan kompetensi literasi, implementasi serta berbagi dan berkolaborasi dalam memanfaatkan TIK untuk pembelajaran, serta mendapatkan sertifikat nasional di setiap levelnya. Kesulitan dan keterbatasan akses internet di daerah menjadi tantangan, ketika harus menyelesaikan tugas-tugas yang banyak dalam waktu terbatas," kata Khoirul.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!