Direktur Jenderal Kemendikbudristek, Sofwan Effendi memaparkan melalui program Praktisi Mengajar pihaknya ingin melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi lengkap baik secara akademik, profesional, dan berwirausaha.
Sofwan juga mengungkap bahwa dalam program tersebut, mahasiswa bisa memperoleh pengalaman dari praktisi profesional sesuai bidangnya.
"Jadi mahasiswa bukan hanya mendapatkan kompetensi akademik, kepakaran, cara berpikir, cara pemecahan problem, tetapi juga langsung dihadapkan pada problem riil dari pengalaman yang disiapkan atau disampaikan oleh para praktisi yang dihadirkan di kampus," kata Sofwan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/6/2022).
Lebih lanjut, Sofwan mengatakan bahwa program tersebut merupakan kolaborasi antarakademik dan praktisi, bukan pesaing atau pengganti.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M