"Selain mendidik dan membimbing, mahasiswa dari sisi keilmiahannya di kelas, dosen juga membutuhkan pengalaman di dunia industri. Begitupun dengan praktisi, mereka juga membutuhkan ilmu yang melandasi kompetensinya," ungkap Sofwan.
Sementara itu, Pegiat Pemajuan Kebudayaan Desa Perkumpulan Eksotika Desa Lestari Panik Kusuma mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang berdasar pada pembelajaran kontekstual.
"Ini akan menjadi hal yang luar biasa. Teman-teman praktisi dapat berkontribusi dan memperlihatkan bahwa pembelajaran kontekstual menjadi sangat penting kerena ilmunya dapat diterapkan secara langsung," ungkapnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!