"Datang ke sekolah dengan menjadi pembina upacara untuk kepentingan sosialisasi," ungkapnya. Dari upaya itu, ditargetkan seluruh SMA sederajat dapat seluruhnya rampung didatangi sebelum pemungutan suara. Disamping itu, upaya pelibatan pemilih pemula sebagai Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang salah satu segmennya adalah pemilih pemula dan pemuda juga dilakukan.
"Upaya selanjutnya adalah pelibatan mereka dalam program relawan demokrasi," ujarnya. Sementara itu, sosialisasi melalui pendekatan perilaku pada pemilih pemula bakal digencarkan dengan sejumlah upaya.
Diantaranya, memanfaatkan kecanggihan teknologi dan media sosial untuk sosialisasi guna menggaet para pemilih pemula. Kemasan konten pun disesuaikan.
"Kemudian yang kedua, games kepemiluan dengan menggunakan berbagai aplikasi. Lalu, selanjutnya adalah melalui Iklan layanan masyarakat dengan visual dan pesan-pesan yang millenial dan bahasa yang ringan," pungkasnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras