Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyatakan perdamaian memang harus tercipta di seluruh dunia.
Novel mendukung langkah Jokowi yang ingin menjadi juru damai Rusia-Ukraina.
Sebab, menurutnya, jika terjadi perang, yang jadi korban sudah pasti hanya rakyat.
"Namun, ada peperangan (selain Rusia-Ukraina, Red) yang paling lama dan tidak selesai-selesai, yakni penjajahan Israel atas Palestina," ujar Novel dilansir dari GenPI.co, Minggu (3/7).
Menurut Novel, jika Indonesia anti-penjajahan, negara ini harus membantu menyelesaikan polemik Israel-Palestina.
"Ya, sebagaimana yang tertuang dalam teks proklamasi 'penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi'," tambahnya.
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya