Jadi, UAS ditolak bukan karena Singapore Islamofobia. Yg ditolak itu pendakwah yg fobia thd agama lain," kata Sahal.
Sementara itu Abu Janda ikut-ikutan nimbrung, pria yang disapa Abu Janda itu menyatakan kalau ucapan UAS sering bertentangan dengan sikapnya sendiri. Katanya, UAS selama ini dikenal sebagai orang yang suka mengkafir-kafirkan tapi giliran mau liburan kok berkunjung ke "negara kafir".
"Makanya jangan suka kafir-kafirin orang.. giliran liburan pengen ke negara kafir.. ente sehat?? ditolak baru nyaho kannn, liburan ke afganistan sono.. kan sealiran pengen dirikan kilapah?," tandasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!