Sebelumnya juga, Anggota DPR Fraksi Demokrat Anwar Hafid kepada wartawan, Selasa (10/9/2022).
Anwar menilai, program yang dibuat oleh Sekjen DPR tersebut sangat tidak tepat karena ekonomi Indonesia masih di tengah bayang-bayang krisis.
“Sangat tidak elok dan sense of crisis-nya kurang,” ujarnya.
Karena itu, lanjut anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu lebih baik anggaran tersebut dialihkan kepada program yang lebih prioritas.
Ia mengatakan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah.
“Daripada mengeluarkan anggaran negara lebih baik dialihkan ke prioritas, sementara rakyat juga sangat membutuhkan,” pungkasnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!