"ACT adalah NGO yang sudah berkiprah di 47 lebih negara. Kami memiliki entitas sumber daya mewakili bangsa ini mendistribusikan bantuan ke banyak negara," jelasnya.
Menurut Ibnu, kondisi keuangan ACT dalam kondisi baik.
Dia membantah keuangan ACT sedang goyah seperti yang sedang ramai di pemberitaan.
Ibnu juga mengeklaim keuangan ACT berkali-kali mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
"Laporan keuangan ACT sejak 2005 sampai 2020 mendapat predikat WTP. Itu juga sudah kami publikasikan ke website kami sebagai bagian transparansi publik," ungkapnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?
Fara UIN Suska Riau & Drama Selingkuh: Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Kekerasan yang Viral
Video Viral Mahasiswi UIN Suska & Pelaku Bacokan Pekanbaru: Ternyata Sudah Dekat Sejak Lama!
Kritik Mahasiswa vs Program Prabowo: Analisis Strategis KDKMP, Danantara, dan MBG