"ACT adalah NGO yang sudah berkiprah di 47 lebih negara. Kami memiliki entitas sumber daya mewakili bangsa ini mendistribusikan bantuan ke banyak negara," jelasnya.
Menurut Ibnu, kondisi keuangan ACT dalam kondisi baik.
Dia membantah keuangan ACT sedang goyah seperti yang sedang ramai di pemberitaan.
Ibnu juga mengeklaim keuangan ACT berkali-kali mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
"Laporan keuangan ACT sejak 2005 sampai 2020 mendapat predikat WTP. Itu juga sudah kami publikasikan ke website kami sebagai bagian transparansi publik," ungkapnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Oknum Polisi Terima Fee Rp 16 Miliar dari Proyek Bekasi, KPK Beberkan Modus Makelarnya!
Hasil Uji Forensik Ijazah Jokowi Terungkap: Ini Kata Labfor Polda Metro Jaya Soal Kertas, Embos, dan TTD
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?