"Bayangkan. Kita ini harus betul-betul bersyukur bahwa negara kita diberikan pangan yang harganya, beras utamanya, tidak naik. Harus kita syukuri betul," kata Jokowi, melansir Antara, Kamis (7/7/2022).
Jokowi melanjutkan, Indonesia masih memiliki sumber produksi beras yang melimpah. Dia menjelaskan jika petani sampai saat ini masih memproduksi beras.
"Untungnya, kita ini, alhamdulillah, rakyat kita utamanya petani masih berproduksi beras, dan sampai saat ini harganya belum naik," jelas Jokowi.
Presiden berharap harga beras tidak naik karena stoknya selalu ada. Dia bahkan bersyukur karena sudah tiga tahun Indonesia tidak pernah impor beras lagi. "Biasanya kita impor 1,5 juta ton, 2 juta ton. Ini sudah tidak impor lagi. Ini Menteri Pertanian hadir di sini, terima kasih Pak Menteri," katanya.
Namun demikian, Jokowi mengingatkan seluruh pihak untuk selalu mewaspadai kondisi rantai pasok pangan dan energi saat ini. Hal itu terutama untuk komoditas gandum karena Indonesia merupakan importir gandum
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras