Hal ini disampaikan dalam tayangan YouTube Refly Harun yang diunggah pada 18 Mei 2022.
Dalam kesempatan tersebut, UAS menegaskan bahwa dirinya merupakan seorang pengajar.
Dengan demikian, ia tidak mungkin berbicara sembarangan.
"Saya sarjana, pendidik, dosen. Saya bukan orang yang ngomong sembarangan," kata UAS.
Pria 45 tahun itu mengaku sudah mengklarifikasi tuduhan yang menyebut dirinya sebagai bagian dari kelompok ekstremis.
"Tentang masalah-masalah kontroversial yang pernah ditujukan ke saya, semuanya sudah diklarifikasi," jelas pendakwah tersebut.
Artikel Terkait
Hoaks Viral! Penkopassus Buka Suara Soal Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan Polisi! Apa Isi Kontroversi Video Ceramah JK yang Bikin Heboh?
Forklift 2024: Solusi Cerdas Atasi Tantangan Logistik & Tingkatkan Efisiensi 300%?
Hubungan Kanada-AS Retak: Mengapa Sekutu Terdekat Kini Jadi Ancaman Terbesar?