Menurut Refly justru yang pentig untuk dibahas adalah sosok Prabowo yang juga disebutkan oleh Habib Bahar.
Tentu sama-sama diketahui bahwa Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang dulunya merupakan sosok yang Habib Bahar dukung sebagai calon presiden (Capres) 2019. Hal tersebut sangat erat dengan label “pengkhianat” yang dilontarkan Habib Bahar.
Baca Juga: Isu "Pengkhianatan" Haikal Hassan Kembali Menyeruak Setelah Habib Bahar Bersuara, Simak!
Meski menganggap bahwa “pengkhianatan” Haikal Hassan dianggap tidak penting untuk menjadi pembahasan, Refly mempersilakan dilakukan klarifikasi jika memang dirasa perlu terlebih jika kedepannya menjadi urusan publik.
“Kalau ini urusan publik boleh saja kita bahas, tapi kalau urusan privat kita tidak tahu karena tidak ada kejelasan lebih lanjut. Tapi kalau misalnya khianat itu dalam kaitannya dengan urusan publik walau dia tokoh privat kita bisa membahasnya,” ujar Refly.
Sumber: bekaci.suara.com
Artikel Terkait
Waspada! Ini Cara Jitu Menghindari Penipuan Bansos yang Lagi Marak – Jangan Sampai Terjebak Link Palsu!
Menkeu Purbaya Tegas: Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi, Ancaman Sikat Aset bagi yang Bandel!
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!