Menurut Refly justru yang pentig untuk dibahas adalah sosok Prabowo yang juga disebutkan oleh Habib Bahar.
Tentu sama-sama diketahui bahwa Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang dulunya merupakan sosok yang Habib Bahar dukung sebagai calon presiden (Capres) 2019. Hal tersebut sangat erat dengan label “pengkhianat” yang dilontarkan Habib Bahar.
Baca Juga: Isu "Pengkhianatan" Haikal Hassan Kembali Menyeruak Setelah Habib Bahar Bersuara, Simak!
Meski menganggap bahwa “pengkhianatan” Haikal Hassan dianggap tidak penting untuk menjadi pembahasan, Refly mempersilakan dilakukan klarifikasi jika memang dirasa perlu terlebih jika kedepannya menjadi urusan publik.
“Kalau ini urusan publik boleh saja kita bahas, tapi kalau urusan privat kita tidak tahu karena tidak ada kejelasan lebih lanjut. Tapi kalau misalnya khianat itu dalam kaitannya dengan urusan publik walau dia tokoh privat kita bisa membahasnya,” ujar Refly.
Sumber: bekaci.suara.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras