"Justru saya katakan kepada Syeikh Panji G, kalau macam-macam saya akan bertindak duluan," ujar Moeldoko.
Lebih lanjut, mantan Panglima TNI ini mengingatkan masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang berkembang terkait Ponpes Al-Zaytun.
Masyarakat diimbau menunggu keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dugaan bahwa Al-Zaytun melakukan penyimpangan ajaran agama, khususnya Islam.
"Bila terjadi penyimpangan pada aspek ideologi, mestinya BPIP melakukan langkah-langkah edukatif. Bahkan kalau mengarah pada tindakan radikalisme, BNPT harus melakukan langkah-langkah dalam domain tugasnya," kata Moeldoko. []
Artikel Terkait
Bukan Dibangun Pakai Uang Rakyat! Ini Fakta Mengejutkan di Balik Masjid Jokowi di Abu Dhabi
Bayar Utang Whoosh dengan Uang Koruptor? Ini Rencana Kontroversial Prabowo
Maxim Indonesia: Rahasia Pesan & Daftar Driver untuk Hasilkan Cuan!
Prabowo Gaspol! Whoosh Tak Cuma ke Surabaya, Tapi Diteruskan Sampai Ujung Jawa Timur