POLHUKAM.ID - Amien Rais mengaku pernah diajak Panji Gumilang datang ke pondok pesantren Al-Zaytun. Kala itu, Amien Rais yang sedang menjabat Ketua MPR, menolak undangan tersebut.
"Waktu saya Ketua MPR, didatangi Panji Gumilang ini, dia mengundang saya secara betul-betul, minta-minta saya [mengatakan], 'datanglah Pak Amien, Pak Amien sudah ketinggalan, karena tokoh-tokoh teman Pak Amien sudah pada berdatangan'," kata Amien ditemui saat menjadi khatib Salat Idul Adha di Jalan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pada Rabu (28/6).
"Waktu itu saya punya intuisi, sepertinya kurang sreg," imbuh Amien yang menjabat Ketua MPR pada 1999 hingga 2004.
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu menilai bahwa Ponpes Al-Zaytun merupakan produksi dari orde baru dan ada pihak yang memang memelihara serta mendanai secara khusus aktivitas di pesantren. Dia tak menyebut rinci identitas dari pihak yang dimaksud.
"Jadi kalau saya sederhana melihatnya, ini memang produksi dari orde baru ya. Jadi caranya melihat mudah sekali, Wattini Wazzaitun, Masjid At-Tin dan pesantren Zaytun. Saya kira sama, sponsornya," kata Amien.
Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap ponpes tersebut.
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!