UAS kemudian menyebut sebuah ayat dan mengatakan bahwa kita boleh saja berbuat baik dengan orang yang berbeda agama.
Ia menjelaskan, “Kalau orang yang berbeda agama denganmu itu, tidak mengusir kamu dari kampung halaman kamu, tidak memerangi dan membunuhkamu, (maka) kamu boleh berbuat baik kepada mereka, kamu boleh bersikap adil kepada mereka.”
UAS juga menceritakan soal non muslim yang masih ada di Mesir, padahal umat Islam yang berkuasa.
“Sampai hari ini, ada non muslim di Mesir padahal Salahuddin Al Ayyubi berkuasa. Berbagai macam kekuasaan Islam, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, Turki Utsmani, mengapa masih ada orang berbeda agama dengan kita hidup, tempat ibadahnya tidak diganggu?” ujarnya.
UAS menambahkan, “Karena Islam datang rahmatan lil ‘alamin."
Etika pic.twitter.com/D5f6qdeIN0
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!