Hal tersebut ia sampaikan sekaligus menjawab pertanyaan dari Refly Harun.
"Bagi yang mengenal saya 20 tahun lalu. mereka mengenal saya sebagai pembicara publik sebagai motivator dan sampai dengan detik ini saya tetap melayani teman-teman yang mengundang saya sebagai motivator," katanya, seperti dilansir, Senin (23/5/2022).
Lanjutnnya, ia menilai selama ini label politisi adalah konsekuensi saat dirinya menjadi juru kampanye pasangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019.
Padahal, menurutnya, dirinya sendiri berpengalaman sebagai motivator. "Saya ini pembicara publik motivator karena basis saya itu itu adalah produktivitas, sehar-hari itu saya membantu teman-teman yang perusahaannya mulai turun dan akhirnya sedikit sedikit mulai meningkatkan profit di perusahaan-perusanaan itu," tegasnya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M