POLHUKAM.ID -Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Najih Arromadloni mengatakan, pemerintah merekrut Panji Gumilang karena dua alasan.
Najih meyakini, dua alasan yang dimiliki pemerintah saat itu untuk merekrut Panji setelah Negara Islam Indonesia (NII) dibubarkan tidak sepenuhnya salah.
“Sebetulnya, dulu waktu NII dibubarkan itu kan banyak beberapa tokoh NII itu digalang oleh pemerintah, direkrutlah oleh intelijen ini ya untuk dibina, termasuk Panji Gumilang,” katanya, dikutip Liberte Suara dari YouTube tvOneNews.
“Kepentingan pemerintah ya ada dua, ya tidak sepenuhnya salah sebetulnya,” tambahnya.
Artikel Terkait
Gibran Liburan di Bali, JK Berdialog Perdamaian: Siapa yang Lebih Dibutuhkan Publik Saat Ini?
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Madinah, Begini Kronologi Selamatnya 24 WNI
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah