3. Acak acak isi bangunan
Tak hanya itu, para segerombolan ibu-ibu ini pun masuk paksa ke bangunan tersebut dan mengacak-acak isi bangunan tersebut. Beberapa korek api dan bong yang diduga digunakan para pemuda untuk mengonsumsi sabu terlihat berantakan usai diacak-acak.
Hal ini pun membuat para ibu-ibu semakin panas dan akhirnya membuang alat bukti tersebut di depan bangunan tersebut.
"Nah ini barang buktinya ini, sabu ni,” ungkap salah satu ibu ibu.
4. Sebut markas narkoba dibekingi oknum polisi
Selain menggerebek bangunan yang diduga menjadi markas pemakai narkoba tersebut, para ibu-ibu tersebut juga meminta para pemuda untuk keluar dan meninggalkan bangunan tersebut. Salah satu ibu-ibu pun menyebut bahwa markas narkoba itu dibekingi oleh oknum polisi.
"Tolong pak Kapolri, tangkapi anak buah anda itu, ada yang bekingin markas narkoba ini," teriak salah satu ibu-ibu.
Meskipun belum diketahui siapa sosok yang dimaksud, namun beberapa warganet pun membenarkan bahwa daerah Puncak Kota Jambi tersebut sudah diketahui oleh banyak pihak sebagai salah satu pusat pemakai narkoba namun tak kunjung diberantas.
5. Ancam akan gerebek lagi
Keberanian para ibu-ibu tersebut pun banyak dipuji oleh warganet. Mereka pun mengancam akan menggerebek lagi jika para pemuda didapati kembali mengonsumsi narkoba di daerah tersebut.
"Kalau ada lagi yang pakai, akan kami gerebek lagi,” teriak salah satu ibu-ibu yang tampak geram dengan para pemakai sabu di daerah tersebut.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!