“Penolakan untuk pembangunan patung Sukarno sudah banyak disuarakan oleh elemen masyarakat, dan saya melihat alangkah lebih baik dana tersebut dimanfaatkan untuk membantu masyarakat Jawa Barat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan,” ujar Mantan Wakil Ketua Umum MUI Pusat itu.
Kiai Muhyidin mengungkapkan, Indonesia adalah mercusuar dari negara-negara Muslim dunia yang sangat dihormati negara lain. “Posisi Indonesia dikhawatirkan akan mengalami erosi apabila banyak patung di wilayah Indonesia,” ujar Ketua Pembina Jaringan Alumni Timur Tengah (JATTI) itu.
Selain itu menurutnya, proklamator Indonesia tidak hanya Soekarno tetapi juga Mohammad Hatta. Sehingga jika yang ditonjolkan salah satunya maka dikhawatirkan muncul perselisihan dari pihak lainnya.
“Oleh karena itu, kami berharap agar rencana pembangunan patung segera dihentikan, lebih baik diarahkan kepada pembahasan masalah krusial yang lebih penting, lebih bermanfaat bagi bangsa khususnya untuk Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya,” tandas Kiai Muhyiddin.
Sumber: suaraislam
Artikel Terkait
Kisah Nikhil Chandwani: Membangun Kuil Hindu Pertama di Bangladesh yang Bikin Heboh
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik
Guru Depok Ditangkap Tawarkan Jasa Seksual, Diduga Idap HIV Sejak 2014 – Ini Faktanya!
Ade Darmawan Bongkar Siapa Pendana Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi?