POLHUKAM.ID - Jazilul Fawaid selaku Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa mengatakan bahwa ada keganjilan atas penolakan Bupati Tanah Laut terhadap kedatangan Cak Imin di ajang MTQ International di Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Menurut Jazilul, kedatangan Abdul Muhaimin Iskandar ke acara Tilawatil Qur'an (MTQ) International di Tanah Laut tersebut atas undangan resmi oleh panitia acara dari Jam’iyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU).
Bahkan undangan yang diterima oleh Cak Imin untuk melakukan pembukaan dari MTQ International di Tanah Laut.
Akan tetapi Bupati Tanah Laut gemetaran Cak Imin datang di acara MTQ International dan Jazilul Fawaid dengan tegas menanyakan siapa yang ancam anda.
“Karena menurut Saifullah Maksum, itu Bupati Tanah Bumbu gemetar merasa ada yang mengancam, jadi karena itulah Pak Muhaimin menghargai Bupati Tanah Bumbu yang merasa terintimidasi, diancam dan lain-lain,” terang Jazilul.
“Saya tidak tahu pihak-pihak mana yang mengancam itu,” tambahnnya.
Jazilul menjelaskan bahwa ini adalah arena Al Quran dan arena dakwah serta jangan dicampur adukan dengan arena-arena lain.
Dengan tegas Jazilul mengatakan bahwa Cak Imin mengerti mana temoat yang seharusnya beliau hadiri dengan menanggalkan atribut-atribut partai.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!