POLHUKAM.ID - Jazilul Fawaid selaku Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa mengatakan bahwa ada keganjilan atas penolakan Bupati Tanah Laut terhadap kedatangan Cak Imin di ajang MTQ International di Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Menurut Jazilul, kedatangan Abdul Muhaimin Iskandar ke acara Tilawatil Qur'an (MTQ) International di Tanah Laut tersebut atas undangan resmi oleh panitia acara dari Jam’iyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU).
Bahkan undangan yang diterima oleh Cak Imin untuk melakukan pembukaan dari MTQ International di Tanah Laut.
Akan tetapi Bupati Tanah Laut gemetaran Cak Imin datang di acara MTQ International dan Jazilul Fawaid dengan tegas menanyakan siapa yang ancam anda.
“Karena menurut Saifullah Maksum, itu Bupati Tanah Bumbu gemetar merasa ada yang mengancam, jadi karena itulah Pak Muhaimin menghargai Bupati Tanah Bumbu yang merasa terintimidasi, diancam dan lain-lain,” terang Jazilul.
“Saya tidak tahu pihak-pihak mana yang mengancam itu,” tambahnnya.
Jazilul menjelaskan bahwa ini adalah arena Al Quran dan arena dakwah serta jangan dicampur adukan dengan arena-arena lain.
Dengan tegas Jazilul mengatakan bahwa Cak Imin mengerti mana temoat yang seharusnya beliau hadiri dengan menanggalkan atribut-atribut partai.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!