Bakal Cawapres pendamping Anies Baswedan itu menilai, keputusan ini otomatis menghentikan bisnis secara tiba-tiba, yang membuat pelaku usaha online jadi kelabakan.
"Padahal investasi mereka besar, modal usaha mereka juga gak main-main," tegasnya.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu pun meminta pemerintah untuk menunda keputusan itu.
Dia meminta pemerintah mengajak diskusi para seller e-commerce yang jumlahnya jutaan.
"Karena yang penting sekarang keadilan bagi mereka, bukan malah saling membunuh," tandas Cak Imin.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras