Sementara itu, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, Indonesia ternyata melakukan impor komoditas dari Israel dalam beberapa tahun terakhir. Selama Januari-September 2023 total impor Israel ke Indonesia mencapai US$14,4 juta atau Rp 226,2 miliar (asumsi kurs Rp 15.711 per dolar AS).
Padahal Indonesia sendiri tercatat tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel yang saat ini tengah berperang dengan Hamas.
"Kita tidak memiliki hubungan diplomatik, tidak berarti secara ekonomi kita tidak boleh melakukan hubungan dagang. Tetap bisa dilakukan karena ini business to business (B2B), dan total impor Israel selama Januari sampai September 2023 adalah sebesar US$14,4 juta," ujar Amalia dalam konferensi pers Senin, 16 September 2023.
Amalia merinci, untuk komoditas utama impor RI ke Indonesia diantaranya mesin peralatan mekanis dan bagiannya, perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia, serta mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya.
Dia menjelaskan, impor Israel ke Indonesia sendiri pada tahun 2020 mencapai US$56,5 juta, kemudian turun pada 2021 menjadi US$26,5 juta.
"2022 mencapai US$47,8 juta, dan sepanjang Januari dan September 2023 kita mengimpor dari Israel sebesar US$14,4 juta," terangnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Purbaya Akan Legalkan Rokok Ilegal? Ini Aturan Baru Cukai yang Bakal Guncang Industri
TPNPB Klaim Tembak Pesawat Hercules Gibran: Fakta atau Hoax? Ini Analisis Lengkapnya
Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa, Ini Kronologi Lengkap dan Fakta Celurit yang Mengejutkan
Ammar Zoni Dijanjikan Rp 100 Ribu per Gram? Fakta Mengerikan Jadi Gudang Narkoba di Dalam Rutan