Dia mengatakan, dalam ijtima ulama bakal dibahas penanggulangan darurat LGBT nasional lantaran dilihatkan perkembangan dan propaganda perilaku menyimpang LGBT yang begitu masif dan sistematis. Kemudian, sikap atas dukung pembebasan Al Aqsa dan kemerdekaan Palestina dikarenakan pihaknya melihat sendiri bagaimana kebiadaban yang dipertontonkan oleh Israel terhadap rakyat Palestina.
Ketiga, rekomendasi kriteria kepemimpinan yang diharapkan menjadi panduan bagi umat Islam dalam memilih pemimpin. Keempat, rekomendasi sikap dalam Pemilu 2024, dan kelima, keputusan lain-lainnya yang dianggap perlu dan mendesak diputuskan," ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, ijtima ulama bakal digelar ulama dan habaib dari Persaudaraan Alumni 212 hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa, pada Sabtu, 18 November 2023, di kawasan Komplek Mejelis Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Hal ini dilakukan guna menentukan arah politik pada pemilihan umum 2024 mendatang.
Ijtima Ulama 2023 akan menjadi ajang berkumpulnya para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah. Acara tersebut akan diselenggarakan pada Sabtu, 18 November 2023, di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!