Mengingat medan yang cukup sulit, diharapkan proses evakuasi dapat selesai dalam waktu sekitar seminggu.
Agung menekankan bahwa upaya tersebut tidak dapat dipercepat karena medan yang sulit dan cuaca yang tidak menguntungkan, termasuk risiko longsor dan kegemburan tanah akibat hujan.
Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan terhadap FDR akan dilakukan oleh tim investigasi yang sudah dibentuk sebelumnya.
Kemudian, rencana evakuasi menggunakan helikopter akan dipertimbangkan kembali, mengingat tingkat risiko dan kesulitan medan yang cukup besar.
“Untuk evakuasi dengan helikopter akan ditanyakan lagi, karena daerahnya cekung, daerah berbahaya untuk helikopter turun,” ucap Agung.
“Daripada risikonya celaka, makanya kami tidak menggunakan helikopter, itu hanya opsi saja setelah dilihat cuaca. Jadi nanti ada informasi lebih lanjut, tidak bisa dipaksakan,” pungkasnya.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!