Mengingat medan yang cukup sulit, diharapkan proses evakuasi dapat selesai dalam waktu sekitar seminggu.
Agung menekankan bahwa upaya tersebut tidak dapat dipercepat karena medan yang sulit dan cuaca yang tidak menguntungkan, termasuk risiko longsor dan kegemburan tanah akibat hujan.
Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan terhadap FDR akan dilakukan oleh tim investigasi yang sudah dibentuk sebelumnya.
Kemudian, rencana evakuasi menggunakan helikopter akan dipertimbangkan kembali, mengingat tingkat risiko dan kesulitan medan yang cukup besar.
“Untuk evakuasi dengan helikopter akan ditanyakan lagi, karena daerahnya cekung, daerah berbahaya untuk helikopter turun,” ucap Agung.
“Daripada risikonya celaka, makanya kami tidak menggunakan helikopter, itu hanya opsi saja setelah dilihat cuaca. Jadi nanti ada informasi lebih lanjut, tidak bisa dipaksakan,” pungkasnya.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!