POLHUKAM.ID - Ikatan Aktivis 98 (IKA 98) mendukung wacana pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, karena sudah tujuh tahun memimpin lembaga itu, sejak 2016.
"Pergantian kepala BIN untuk menjaga netralitas pemerintah dalam Pilpres 2024," kata Sekretaris Jenderal IKA 98, Rhuqby Adeana, dikutip Senin (20/11).
Adeana menyoroti kasus pakta integritas yang melibatkan Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, dan Kabinda Papua Barat, Brigjen TNI Silaban. Menurutnya, pakta integritas merupakan pola ketidaknetralan yang harus dihentikan.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!