POLHUKAM.ID - Ikatan Aktivis 98 (IKA 98) mendukung wacana pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, karena sudah tujuh tahun memimpin lembaga itu, sejak 2016.
"Pergantian kepala BIN untuk menjaga netralitas pemerintah dalam Pilpres 2024," kata Sekretaris Jenderal IKA 98, Rhuqby Adeana, dikutip Senin (20/11).
Adeana menyoroti kasus pakta integritas yang melibatkan Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, dan Kabinda Papua Barat, Brigjen TNI Silaban. Menurutnya, pakta integritas merupakan pola ketidaknetralan yang harus dihentikan.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!