Dia menekankan pentingnya mencari solusi yang bisa diterapkan, bukan sekadar harapan, untuk menangani situasi di Palestina.
Menurut Gus Yahya, gerakan boikot seringkali bersifat resiprokal antara pendukung Palestina dan pendukung Israel. Namun, terlepas dari gerakan ini, agresi tentara Israel terhadap Palestina tetap berlanjut.
"Sebelum segala sesuatu, serangan harus dihentikan segera. Ini bukan hanya seruan kita, tetapi seruan dari semua pihak di seluruh dunia," tambahnya.
Pernyataan ini menekankan bahwa tindakan segera dan kolektif dari komunitas global diperlukan untuk menghentikan konflik dan agresi di Palestina.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai