Salah satu kasus yang menurut Sahroni diselesaikan dengan lambat oleh Dewas KPK yaitu terkait kasus dugaan pemerasan oleh Firli Bahuri. “Sangat lambat [kerja Dewas KPK].
Dia kan juga bukan pada pokok seperti kepolisian dan kejaksaan, tapi dalam pengawasan kinerja pimpinan KPK dan jajaraannya, tapi minimal mereka merespons lebih dulu terhadap apa yang sudah dilaporkan terkait dengan Komisioner KPK,” jelas dia.
Sahroni melanjutkan Dewas KPK seharusnya gerak cepat mengeluarkan surat terkait sikap Firli Bahuri yang menjadi tersangka itu. “Secara etik, Dewas KPK harusnya kirim surat sekarang juga.
Jadi jangan nunggu lagi proses hukum praduga tak bersalah. Dewas KPK harusnya mengeluarkan surat bahwa tentang apa yang dilakukan oleh Ketua KPK,” tandas dia
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!